Showing posts with label diabetes. Show all posts
Showing posts with label diabetes. Show all posts

Monday, January 19, 2015

Mengendalikan Stem Cells Ke Pankreas untuk Mengatasi Diabetes Type 1

Steering Stem Cells Trafficking Into Pancreas Reverses Type 1 Diabetes

Summarized, translated, and shared by Silvan Prayogo, BSc. Biochemistry and Mol. Biology, MSc. Biotechnology.

Messenchymal stem cells (MSCs) dimodifikasi sehingga memiliki molekul perekat permukaan (surface adhesion molecule) bernama HCELL. HCELL dibutuhkan stem cells (sel punca) supaya bisa bergerak dalam aliran darah menuju jaringan yang terluka. MSCs pada umumnya kekurangan molekul HCELL.

Perbaikan pankreas (pancreas) tidak memungkinkan jika hanya sekadar menyuntikkan MSCs langsung ke pankreas sebab pankreas sangat rapuh dan akan melepaskan enzim beracun jika "terganggu". Maka, MSCs yang memiliki HCELL dibutuhkan supaya bisa bergerak dengan aman dan lancar menuju pankreas untuk melakukan perbaikan.


URL: http://medicalxpress.com/news/2015-01-stem-cell-trafficking-pancreas-reverses.html

Monday, August 12, 2013

Makan Manis Tetap Langsing?

Makan Manis Tetap Langsing?

Penulis: Silvan Prayogo, BSc. Biochemistry & Molecular Biology, MSc. Biotechnology

Terbit: 22 Februari 2013

Karbohidrat dan Insulin

Pasta, pizza, minuman soda, roti, kue, dan cemilan manis menggoda lidah. Nasi putih menjadi keharusan bagi sebagian besar orang Indonesia. Semua makanan tersebut mengandung karbohidrat (carbohydrate) yang dicerna menjadi gula. Makan makanan berkabohidrat meningkatkan kadar gula darah (blood glucose). Peningkatan kadar gula memicu pelepasan hormon insulin supaya gula diserap sel - sel tubuh untuk digunakan sebagai bahan bakar (energy) melalui proses glycolysis. Glycolysis adalah proses memecah molekul gula (glucose) menjadi molekul - molekul energy.



Namun kadar gula darah terlalu tinggi / tidak terkendali menyebabkan diabetes. Diabetes adalah gangguan kesehatan karena gula darah tidak bisa diserap oleh sel - sel tubuh. Ada dua macam diabetes yaitu diabetes type 1 dan diabetes type 2. Diabetes type 1 terjadi jika pankreas pasien tidak mampu memproduksi insulin. Sedangkan diabetes type 2 terjadi jika sel - sel tubuh pasien tidak merespon (resistant) terhadap insulin. Informasi diabetes bisa dicari di media massa terutama di internet. 

Bagaimana karbohidrat menyebabkan kegemukan (obesitas)?

Sunday, August 11, 2013

Penelitian Sel Punca (Stem Cells /Sel Induk) untuk Membantu Menyelamatkan Pengelihatan Penderita Diabetes

Penelitian Sel Punca (Stem Cells /Sel Induk) untuk Membantu Menyelamatkan Pengelihatan Penderita Diabetes

Diterbitkan pada 14 Februari 2013.

Diterjemahkan oleh Silvan S. Prayogo, BSc. Biochemistry & Mol. Biology, MSc. Biotechnology

Para ilmuwan dari Universitas Belfast di Universitas Queen (disingkat “Queen”) berharap bisa menemukan cara unik menggunakan sel punca (stem cells / sel induk) dewasa untuk menyelamatkan pengelihatan jutaan penderita diabetes.

Saat ini jutaan penderita diabetes (diabetics) di seluruh dunia beresiko kehilangan pengelihatan karena kondisi yang disebut Diabetic Retinopathy. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah (blood glucose level) tinggi menyebabkan pembuluh – pembuluh darah di mata tersumbat (blocked) atau bocor (leak). Peredaran darah buruk merusak retina dan menyebabkan gangguan pengelihatan dan jika tidak dibiarkan tanpa perawatan bisa menyebabkan kebutaan.

Penelitian unik oleh REDDSTAR (Repair of Diabetic Damage by Stromal Cell Administration) [Perbaikan Kerusakan Akibat Diabetes dengan Pemberian Sel Stroma] melibatkan para peneliti dari Pusat Ilmu Pengelihatan dan Vaskuler (Pembuluh Darah) di Sekolah Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Biomedis di Universitas Queen. Penelitian ini akan mengisolir stem cells (sel punca) dari para donor dan mengembang biakkan sel – sel tersebut di dalam laboratorium dan kemudian dimasukkan kembali ke dalam tubuh pasien untuk memperbaiki pembuluh darah di mata. Cara ini terutama cocok untuk para pasien diabetes yang mengalami kerusakan pembuluh darah pada retina.